Menjadi TKI, menurut saya bukanlah hal yang diidam-idamkan para pekerja migran kita. Rela pergi meninggalkan kampung halaman bertahun-tahun, hidup jauh dari keluarga di negeri orang, semuanya demi mencari penghasilan yang lebih baik. Ada pula yang pergi menjadi TKI karena tak bisa mendapatkan pekerjaan di negeri sendiri. Semua dilakukan untuk keluarga, istri dan anak-anak mereka.
Saat merantau ke negeri orang, tentu banyak persoalan yang mereka hadapi sebagai seorang TKI. Setiap kali kita melihat pemberitaan di media cetak dan elektronik, nyatanya masih banyak TKI yang tertimpa kasus. Padahal apa yang kita lihat di media belum tentu seheboh itu kenyataannya. Persepsi yang kita lihat di media mungkin saja berbeda, dan yang tahu adalah mereka yang mengalaminya dan yang berada di sana.
Apa yang sebenarnya terjadi seharusnya bisa diketahui melalui sharing informasi. Para TKI ini sebaiknya didukung untuk saling berbagi pengalaman sebagai citizen journalism melalui tulisan di blog, agar tidak terjadi penyesatan informasi dan persepsi. Namun sayangnya masih sedikit para TKI yang terjun di dunia blog dan tulis menulis. Padahal sekarang internet dan komputer sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Tidak terkecuali para TKI di Malaysia, saya melihat sudah banyak yang memakai smartphone, laptop, bahkan punya internet modem juga lho. Kebanyakan dari mereka banyak yang aktif di Facebook, namun masih jarang yang menulis. Karena itulah, TKI perlu dikenalkan dengan dunia blog dan tulis menulis. Tanpa pembekalan dan keterampilan, apa yang dirasakan para TKI hanya akan terganjal dalam hati mereka saja.
Pada hari Minggu, 24 Juni 2012 yang lalu, diadakanlah workshop blogging sehari dengan tema “Blogging and Writing, TKI Melek IT”. Acara ini berlangsung seharian, dari pukul 10.00 - 17.00 sore, bekerja sama dengan IPMI (Ikatan Pekerja Muslim Indonesia) dan KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) Kuala Lumpur. Turut mendukung acara: Internet Sehat, Relawan TIK dan BLOGdetik yang sudah berbaik hati men-support goodie bag dan merchandise.
Sebanyak 40 orang TKI hadir dalam acara pelatihan ini, tiga diantaranya adalah staf KBRI Kuala Lumpur. Dipandu oleh Felix Kusmanto, mahasiswa S2 asal Indonesia, acara diawali dengan kata sambutan dari perwakilan KBRI yang diwakili oleh Ibu Nurul Dewi Saraswati, Sekretaris III Bidang Penerangan, Sosial, Budaya (Pensosbud) KBRI Kuala Lumpur. Perempuan cantik ini menuturkan bahwa KBRI siap mendukung penuh teman-teman TKI yang ingin belajar dan membekali diri dengan ilmu dan keterampilan. Diharapkan tulisan-tulisan TKI di blog nantinya bisa menjadi penyeimbang berita-berita di media mainstream.
Kemudian, untuk menambah wawasan kepada TKI, saya mewakili Internet Sehat (ICT Watch) mencoba bercerita tentang perkembangan internet dan social media di Indonesia. Bagaimana tukang becak memanfaatkan Facebook untuk menjual jasanya, bagaimana seorang ibu rumah tangga berjualan online untuk mencari penghasilan tambahan, seperti apa dunia blog dan etika posting di internet.
Usai memberikan materi, acara pun dilanjut dengan praktek membuat blog di BLOGdetik. BLOGdetik dipilih karena engine-nya mudah, yaitu menggunakan engine Wordpress. Selama pelatihan berlangsung, tak banyak kesulitan yang dialami teman-teman TKI, meskipun beberapa diantaranya ada juga yang lupa dengan password e-mail. Selama pelatihan, mereka pun didampingi oleh panitia yang dengan sukarela membantu mengasisteni. Felix pun tak henti-hentinya memberikan motivasi kepada teman-teman TKI untuk membekali diri dengan ilmu dan keterampilan.
Usai praktek, selanjutnya peserta dibekali dengan materi tips-tips menulis yang disampaikan oleh Nike dari Relawan TIK. Jelang satu jam terakhir, peserta diminta untuk menulis di blog mereka masing-masing. Enam tulisan terbaik pun dipilih panitia. Selain pulang membawa ilmu, enam tulisan terbaik juga pulang membawa headset, kaos BLOGdetik, CD antivirus dan booklet Internet Sehat. Acara pun ditutup oleh Pak Fandhy mewakili Bidang Pensosbud KBRI KL, terima kasih sudah membantu dan menyediakan fasilitas serta makanan khas Indonesia yang super enak. Lalu dilanjut dengan foto bersama.
Setelah acara ini, teman-teman TKI diharapkan tetap semangat berbagi lewat tulisan dengan menceritakan apa yang mereka lihat dan rasakan. Mungkin saja mereka punya pandangan yang berbeda, dan menceritakan apa yang mereka lihat dan rasakan uneg-uneg, pengalaman atau kegiatan yang orang lain tidak tahu. Para TKI ini diharapkan mau berbagi di dunia blog, khususnya lewat portal suaratki.web.id. Portal ini sendiri baru dibentuk dan dikelola oleh beberapa orang TKI juga, salah satunya Mbak Anazkia.
Dengan melek IT, permasalahan ‘buta’ informasi diharapkan dapat diminimalisir sehingga para TKI kita bisa mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Paling tidak, mereka memiliki keterampilan saat pulang ke tanah air.
*) Penulis, Dewi Widya Ningrum adalah seorang aktifis di ICT Watch (Indonesian ICT Partnership Association). Sebelumnya pernah menjadi wartawan di kanal detikINET selama 4 tahun.
















June 27th, 2012 at 1:01 pm
Salut atas terselenggaranya acara TKI Belajar Blog dan TIK di Blog Detik. Sukses selalu.
June 27th, 2012 at 1:03 pm
wah, acaranya bagus.. mudah2an dengan keahlian ngeblog, bisa mempermudah para tki dalam hal apapun
June 27th, 2012 at 1:41 pm
saya tki juga mbak,dan gemar menulis,best entri mantab
June 27th, 2012 at 2:27 pm
Wah, temen2 kudunya pada nulis di sini ini
Makasih semuanya, Mbak Dewi, Mbak NIke, Pak Fandhy dan semuanya
June 27th, 2012 at 3:14 pm
wah acaranya bermanfaat sekali
June 27th, 2012 at 3:27 pm
wah mantap nih,klo tki pada ngeblog. jadi para tki bisa mengeluarkan pendapat atau uneg2 mereka lewat tulisan..salut deh
June 27th, 2012 at 4:26 pm
Keren..
June 27th, 2012 at 4:53 pm
wew keren…………..
kapan ya ada kyak ginian di kota aku…..
June 27th, 2012 at 7:04 pm
wah benartuh TKI juga manusia
June 27th, 2012 at 8:57 pm
ship biar tambah pinter… hehe…
June 27th, 2012 at 9:22 pm
mantab euw…
July 3rd, 2012 at 12:49 pm
TKI emang seharusnya aktif di dunia sosial media seperti blog, FB, dan twitter. Agar persoalan TKI bisa di dengar langusng dari sumbernya (TKI itu sendiri)
July 3rd, 2012 at 6:29 pm
lho emang sudah seharusnya kan semua orang punya hak untuk didengar ? piss
July 4th, 2012 at 4:41 pm
nah gitu dong walaupun TKI tapi harus bisa ngeblog juga hhe biar gak dikira TKI gaptek, hhe
July 6th, 2012 at 2:07 pm
saya juga tki, saya sudah bosan tinggal di negeri jiran rasa tinggal di dlm penjara.
July 24th, 2012 at 1:40 pm
Sayangnya waktu penyelenggaraannya ga bertepatan sama waktu mudik saya.
sesekali blogdetik maen donk ke saudi buat ketemu langsung sama TKI di sini..